Rahmat Allah
Diambil dari Hadist Rasulullah SAW di dalam kitab Riyadhus Shalihin yang intisarinya kurang lebih sebagai berikut: Allah mempunyai Rahmat 100 bagian, 1 bagian diturunkan ke bumi dan sisanya disimpan di hari akhir nanti. Dengan 1 bagian rahmat itu, engkau melihat induk kuda mengangkat kakinya karena takut menginjak anaknya.
Kemudian di hadist lain, Suatu ketika setelah perang. Seorang tawanan wanita sedang sibuk mencari anaknya di antara sekumpulan orang. Seketika itu, ibu itu menemukan anaknya dan memeluknya erat kemudian menyusuinya. Melihat kejadian itu, Rasulullah bersabda, kasih sayang Allah lebih besar daripada kasih sayang ibu ini kepada anaknya.
Demikianlah, sebuah keterangan dari Rasulullah yang menunjukkan bahwa kasih sayang Allah sangat besar. Bahkan kalau kita telaah lagi bagaimana Allah SWT itu sangat menunggu-nunggu
hambaNya yang bertobat dan ampunanya lebih luas dari dosa-dosa yang kita perbuat.
Namun, janganlah kita itu terlena dengan terlalu mengharap-harap rahmat Allah. Jangan menjadi orang yang dungu, dengan selalu mengharap-harap rahmat Allah sambil melakukan kemaksiatan. Di samping sikap mengharap, harus dilengkapi rasa takut akan siksaanya. Dua perasaan mengharap Rahmat dan takut akan siksa harus membaur dalam diri kita, dan kita diharapkan dapat menggunakanya pada saat yang tepat..

Tinggalkan Balasan